Berita

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono (bersorban merah) Pondok Pesantren Babussalam, Pekanbaru, Riau. (Foto: Istimewa)

Politik

Safari Ramadan ke Ponpes Babussalam Pekanbaru

Ketum PPP: Ulama dan Umaro Tak Boleh Boleh Dipisahkan

SENIN, 02 MARET 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono melaksanakan safari Ramadan dengan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Babussalam, Pekanbaru, Riau.

Kata Mardiono, safari Ramadan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara ulama dan umaro.

Silaturahmi kali ini turut dihadiri sejumlah tokoh, mulai dari unsur birokrasi, para mantan gubernur, hingga tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Riau.


“Pengabdian keumatan harus terus dijaga. Ulama dan umaro tidak boleh dipisahkan agar setiap kebijakan berpihak kepada umat dan rakyat, serta dilandasi akhlak yang mulia,” ujar Mardiono dalam keterangan tertulis, Senin 22 Maret 2026.

Mardiono menegaskan, PPP akan terus mendorong seluruh kader khususnya di Riau untuk kembali pada dakwah keumatan melalui politik amar ma’ruf nahi munkar, menghadirkan kemaslahatan, dan menjauhkan kemudaratan. 

Menurut Mardiono, karakter masyarakat Melayu Riau yang kuat dengan nilai spiritual menjadi alasan pentingnya kedekatan kader PPP dengan para tuan guru dan kiai.

“Saya mendorong agar kader-kader PPP kembali pada dakwah keumatan. Para kader tidak boleh jauh dari para guru dan kiai,” tuturnya.

Mardiono yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto, terkait kerja-kerja pemerintah yang saat ini tengah dijalankan, serta pentingnya menyikapi dinamika global yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya