Berita

Rocky Gerung. (Foto: YouTube Rocky Gerung Official)

Politik

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

SENIN, 02 MARET 2026 | 05:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Invasi Amerika Serikat-Israel bergaya kolonialisme dan imperialisme ke Iran dipastikan bakal mendapat perlawanan sengit yang membuat situasi Timur Tengah semakin tidak kondusif. 

Indonesia pun dituntut untuk meredam konflik tersebut dengan tetap berprinsip pada semangat anti kolonialisme dan imperialisme  

Hal itu sebagaimana disampaikan pengamat politik Rocky Gerung, dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Minggu malam, 1 Maret 2026. 
 

 
“(Iran) Negara yang secara ideologi dan secara historis punya kedaulatan, dia akan berupaya untuk mengambil risiko demi kedaulatan dan harga diri. Itu yang mungkin tidak dihitung oleh Donald Trump (soal Iran). Tapi sekali lagi kita coba baca bagaimana posisi-posisi itu dimengerti dari sifat perjuangan nasionalisme,” ucap Rocky.

Akademisi yang dikenal kritis ini melihat antara Iran dan Indonesia sejatinya memiliki kesamaan dalam melawan penjajahan. Hal itu terbentuk dalam akar sejarah dan ideologi yang kuat.

“Indonesia punya poin sebagai negara yang sama-sama pernah dijajah oleh kolonialisme. Karena itu kita ingin terlibat di dalam proses perdamaian di Timur Tengah,” ungkapnya.

“Karena Indonesia juga punya naluri yang sama, anti-imperialisme, anti-kolonialisme. Jadi sebetulnya bagian ini yang bisa dimainkan oleh Indonesia,” tambahnya.  

Rocky menyebut Indonesia setelah bergabung dalam keanggotaan Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump mulai dipandang tidak lagi memiliki semangat untuk menghapus penjajahan di atas dunia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

“Sekali lagi dengan posisi yang jelas bahwa Indonesia harus secara eksplisit mengatakan kemerdekaan Palestina. Itu adalah hak dari Palestina, itu tidak boleh ditunda-tunda. Jadi justru di situ terbaca oleh pemain-pemain di Timur Tengah bahwa Indonesia itu ragu-ragu untuk menentukan sikap soal pendudukan Israel di Palestina,” pungkasnya.  


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya