Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik (Foto: Istimewa)

Dunia

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

MINGGU, 01 MARET 2026 | 21:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan antara Israel dan Amerika Serikat akhir pekan ini. 

“Partai Gelora sebagaimana perasaan banyak masyarakat dunia sangat berdukacita atas syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik dalam sebuah pernyataan, Minggu, 1 Maret 2026. 

Mahfuz menilai, Khamenei gugur sebagai pemimpin yang teguh menjaga kedaulatan Iran dan tak pernah surut dalam membela Palestina. 


“Beliau telah gugur di bulan Ramadan yang suci dan penuh berkah, mempertahankan kedaulatan negaranya dan teguh dalam pembelaan terhadap masyarakat dan bangsa Palestina yang terjajah oleh Israel,” ucapnya.

Lebih lanjut, Mahfudz mengatakan gugurnya Khamenei menjadi peringatan keras bagi negara-negara lain, terutama di kawasan Timur Tengah, bahwa agresi militer dapat menyasar siapa pun. 

“Ini menjadi alarm kuat bagi semua negara di kawasan bahwa satu saat pemimpin negara-negara itu pun dapat menjadi korban agresi militer berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya serangan militer Israel yang didukung AS terhadap Iran akan semakin mengentalkan sentimen negatif masyarakat dunia yang menginginkan perdamaian. 

“Masyarakat dunia sedang dipertontonkan dengan ambisi dan agresi zionis Israel, yang menjadikan perang sebagai jalan termudah untuk mencapai tujuannya,” kata dia.

Khamenei dilaporkan wafat saat menjalankan tugas kenegaraan di kantornya. Pemerintah Iran kemudian mengumumkan 40 hari berkabung nasional dan tujuh hari libur nasional.

Sejumlah anggota keluarganya, termasuk putri, menantu, dan cucu, turut dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

Selain itu, Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh serta Komandan Garda Revolusi Iran Mohammed Pakpour juga dilaporkan meninggal dunia dalam operasi militer yang sama.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya