Berita

Dubes Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Iran Dukung Langkah Prabowo Fasilitasi Dialog dengan AS dan Israel

MINGGU, 01 MARET 2026 | 16:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyatakan dukungan terbuka terhadap langkah diplomatik Presiden RI Prabowo Subianto yang siap mengambil peran sebagai mediator di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. 

Dalam pernyataan resminya, Minggu, 1 Maret 2026, Kedubes Iran menyampaikan apresiasi atas sikap Indonesia yang konsisten terhadap upaya perdamaian.

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, dengan menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah dan rakyat Indonesia serta menyambut kesiapan Presiden RI untuk melakukan mediasi dalam konflik ini," bunyi pernyataan tersebut. 


Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Sabtu, 28 Februari 2026, menyebut Presiden Prabowo telah menyatakan kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi dialog guna mengembalikan situasi keamanan yang kondusif, menyusul serangan 

“Presiden menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” ujarnya melalui pernyataan yang disampaikan Kemlu RI di X.

Pada Sabtu, 28 Februari 2026, Israel dan AS melancarkan serangan udara dan rudal besar-besaran ke Iran dalam operasi yang diberi nama Operation Lion’s Roar oleh Israel dan Operation Epic Fury oleh AS. 

Sejumlah pejabat tinggi Iran tewas termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang diumumkan tewas oleh otoritas Iran, meskipun rincian resmi masih dibahas.

Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan pangkalan AS di Timur Tengah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya