Berita

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman. (Foto: RMOL)

Politik

DPR Minta Bapanas Tidak Tunda Penyaluran Bantuan Pangan

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 19:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Program bantuan pangan (Bapang) beras dan minyak goreng periode Februari dan Maret 2026, sangat dinantikan 33,2 juta keluarga di Indonesia. 

Kehadiran bantuan 20 Kg beras serta 4 liter minyak goreng jelang hari raya Idul Fitri 1447 H/2025 M ini, tentunya sangat berarti bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM). 

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman mengatakan, stok pangan saat ini pun memadai. Sehingga, tidak ada alasan pemerintah menunda penyaluran bantuan tersebut.


“Kita minta pemerintah dalam hal ini Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk tidak lagi menunda-nunda penyaluran Bapang periode Februari dan Maret 2026 ini,” kata Alex kepada wartawan, Kamis 26 Februari 2026. 

Desakan Alex ini, merespon belum cairnya bapang beras dan minyak goreng yang sudah diputuskan dalam rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) tanggal 29 Januari 2026.

Dalam rapat yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian disepakati, penyaluran Bapang beras dan minyak goreng, dilakukan sekali salur untuk alokasi 2 bulan, yakni Februari dan Maret 2026. 

Adapun jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diperbanyak dengan menyasar masyarakat desil I sampai IV, seperti halnya pada penerima program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). 

“Beras seberat 10 Kg beserta minyak goreng 2 liter per bulan itu, tentunya akan mampu meredam gejolak harga di bulan Ramadan, terlebih hari raya Idulfitri 1447 H/2026 M makin dekat,” kata Alex.

“Bapang ini, tentunya sangat ditunggu calon penerima. Jangan biarkan KPM menunggu janji pemerintah dalam waktu lama,” demikian Ketua PDIP Sumatera Barat ini

Diketahui, jumlah KPM Bapang tahun 2026 ini diperbanyak hingga 81,9 persen dari jumlah KPM program serupa sebelumnya, yang berada di angka 18,2 KPM setiap bulannya. 

Secara kuantitas, untuk penyaluran 2 bulan sekaligus tersebut, Bulog sebagai pihak yang mendapat tugas untuk menyalurkan, akan mengeluarkan stok beras sebanyak 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter.

Demi pelaksanaan program pro-rakyat tersebut, anggaran yang disiapkan pemerintah mencapai angka Rp11,92 triliun.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya