Berita

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis, 26 Februari 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Bisnis

Zulhas Tegaskan Tidak Ada Impor Ayam dan Beras: Kita Surplus!

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 17:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah hingga kini tidak ada wacana untuk melakukan impor ayam maupun beras. Mengingat, produksi dalam negeri dalam kondisi surplus.

“Enggak ada kita impor ayam sama beras. Beras kita sudah surplus 1,2 juta ton tahun 2022. Tahun ini produksinya saya kira akan jauh lebih tinggi lagi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis, 26 Februari 2026.

Bahkan, lanjutnya, Indonesia mulai melakukan ekspor beras ke luar negeri. Ekspor perdana dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari dengan volume mencapai 2.280 ton ke Arab Saudi.


“Oleh karena itu kita baru ekspor perdana ini ke Arab Saudi, tanggal 28 besok, 2.280 ton ekspor beras kita,” tegasnya.

Zulhas optimistis tren surplus tidak hanya terjadi sementara. Ia meyakini produksi pangan nasional, terutama beras dan jagung, akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

“Insyaallah tahun kemarin dan selanjutnya kita akan surplus semakin meningkat: beras, jagung,” kata Ketua Umum PAN ini.

Tak hanya itu, pemerintah juga menargetkan swasembada protein secara besar-besaran pada tahun ini, mencakup komoditas ikan, ayam, dan telur. Kementerian Perdagangan, kata Zulhas, telah mengumumkan rencana pembangunan pabrik pakan dan fasilitas pembibitan DOC (day old chick).

“DOC-DOC itu tentu dari GPS ke parent stock baru DOC, untuk disebar seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sejumlah daerah akan menjadi lokasi pengembangan, di antaranya Lampung dan Semarang. Pemerintah menargetkan produksi protein meningkat signifikan melalui pembangunan sentra-sentra produksi tersebut.

Di sektor perikanan, pemerintah akan membangun 2.000 kampung nelayan dan 20.000 hektare tambak tahun ini guna memperkuat ketahanan pangan berbasis protein.

“Maka saya muter terus, terus memastikan itu berjalan dengan baik. Ayam, ikan ya, dan protein lainnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia bakal mengimpor 1.000 ton beras dan 580.000 ayam dari Amerika Serikat (AS). Impor ini sebagai bagian dari perjanjian perdagangan resiprokal.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan jenis beras yang diimpor merupakan beras klasifikasi khusus. Realisasi impor sendiri akan menyesuaikan permintaan dalam negeri.

"Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras klasifikasi khusus asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri," ujar Haryo dalam keterangan tertulis, dikutip Senin, 23 Februari 2026.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya