Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Merangkak Naik Jelang Pertemuan AS-Iran

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 09:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia terus merangkak naik pada perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, menjelang rencana pertemuan antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung Kamis di Jenewa, Swiss.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent diperdagangkan di level 71,22 Dolar AS per barel, naik 45 sen atau 0,64 persen. Sementara minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) menguat 42 sen atau 0,64 persen menjadi 66,05 Dolar AS per barel.

Sebelumnya, harga Brent sempat menyentuh level tertinggi sejak akhir Juli, sedangkan WTI mencapai posisi tertinggi sejak awal Agustus. Kenaikan ini terjadi setelah AS meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah guna menekan Iran agar bernegosiasi terkait program nuklir dan rudal balistiknya.


Kekhawatiran utama investor adalah kemungkinan konflik berkepanjangan yang dapat mengganggu pasokan minyak, terutama dari Iran yang merupakan produsen minyak terbesar ketiga di dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC). Gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah, yang menjadi pusat produksi minyak dunia, bisa mendorong harga naik lebih tinggi.

Upaya diplomasi masih berlangsung. Utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan bertemu delegasi Iran dalam putaran ketiga pembicaraan di Jenewa. 

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menilai masih belum jelas apakah konsesi Iran akan memenuhi tuntutan AS terkait kebijakan “nol pengayaan” uranium.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya