Berita

Menteri Perdagangan, Budi Santoso di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Duduk Bareng Bahas Ritel: Upaya Mendag Sinkronkan Aturan dengan Kebutuhan Desa

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 07:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjadwalkan diskusi khusus bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Fokus pertemuan ini adalah menelaah usulan pembatasan ekspansi ritel modern demi mendukung keberlangsungan koperasi desa.

“Saya rencananya ketemu Pak Mendes. Saya belum tahu maksudnya seperti apa,” tutur Budi setelah mengamati produk UMKM lokal di jaringan KAI Services, Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.

Budi menilai pendalaman visi sangat diperlukan untuk memahami urgensi di balik wacana penghentian perluasan jaringan ritel tersebut.


Terkait payung hukum, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Iqbal Shoffan Shofwan, sebelunya telah mengingatkan bahwa tata kelola ritel modern sebenarnya sudah termaktub dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021.

Proses perizinannya pun telah terintegrasi melalui sistem Online Single Submission (OSS) dengan pengawasan dari pemerintah daerah setempat.

Iqbal menggarisbawahi perbedaan segmen geografis antara ritel besar dan koperasi. Saat ini, jaringan seperti Alfamart atau Indomaret lebih terkonsentrasi di kawasan urban berdasarkan analisis demografi dan daya beli, sementara koperasi menjangkau hingga pelosok desa.

“Ritel modern yang berjejaring itu masih ditempatkan di perkotaan. Alasannya, ketika mereka mendirikan satu toko pasti menghitung demografinya, pendapatan penduduknya dihitung. Jadi sampai sekarang kita masih jarang sekali menemukan ritel modern yang berjejaring, itu ada di desa?desa,” jelas Iqbal.

Menurutnya, kedua pihak memiliki ceruk pasar yang berbeda. Koperasi desa diprioritaskan sebagai wadah produk lokal, namun ke depannya bisa berkembang memasarkan produk UMKM lintas daerah. Iqbal optimistis bahwa ritel modern dan koperasi tidak perlu bersinggungan secara negatif, melainkan bisa saling bersinergi melalui kemitraan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya