Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag)

Nusantara

Kemenag Targetkan Dana Operasional RA dan Madrasah Cair Sebelum Lebaran 2026

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) tengah memacu proses penyaluran dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk Raudhatul Athfal (RA) serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I tahun 2026. 

Pemerintah menargetkan dana tersebut sudah tersedia di rekening masing-masing lembaga sebelum perayaan Lebaran tiba.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa percepatan ini merupakan langkah strategis untuk menjamin operasional pendidikan Islam tetap stabil di tengah momentum hari raya.


“Target kami jelas, sebelum Idul Fitri dana sudah terealisasi. Lembaga tidak boleh terganggu aktivitasnya,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa 24 Februari 2025. 

Beliau menambahkan bahwa kebijakan ini selaras dengan visi kepemimpinan saat ini yang memprioritaskan sektor pendidikan dan kesejahteraan pengajar.

“Presiden Prabowo sangat memperhatikan guru dan pendidikan. Pencairan BOP RA dan BOS Madrasah menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan agama dan keagamaan yang bermutu,” sambungnya.

Total anggaran yang disiapkan untuk tahap pertama ini menyentuh angka Rp4,5 triliun, dengan rincian Rp428 miliar untuk BOP RA dan Rp4,1 triliun untuk BOS Madrasah. Dana tersebut akan dialokasikan bagi kurang lebih 31 ribu RA dan 52 ribu madrasah swasta di seluruh Indonesia.


Perubahan Mekanisme: Dari Triwulan ke Semester


Tahun 2026 menandai perubahan signifikan dalam pola distribusi anggaran. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, mengungkapkan bahwa penyaluran yang semula dilakukan empat kali setahun (triwulan) kini diringkas menjadi dua tahap saja (semester).

Langkah ini diambil untuk menyederhanakan birokrasi dan lebih responsif terhadap kebutuhan sekolah. Meski demikian, Amien menekankan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan kantor wilayah agar proses ini berjalan mulus.

“Dengan skema baru ini, sinkronisasi data dan ketepatan waktu pengajuan sangat penting agar tidak terjadi hambatan teknis yang berujung keterlambatan pencairan,” ujar Amien Suyitno.

Demi transparansi dan kecepatan, seluruh prosedur dilakukan melalui sistem digital. Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, mengatakan, para pengelola lembaga diminta untuk memperhatikan tahapan yang harus dicermati. 

Pertama, pengajuan berkas mulai 22 Februari sampai 3 Maret 2026. Kedua, verifikasi berkas dari 22 Februari sampai 4 Maret 

Nyayu memperingatkan agar operator sekolah sangat teliti dalam mengunggah dokumen guna menghindari kendala administratif.

“Pastikan seluruh dokumen lengkap dan diunggah tepat waktu. Jangan sampai keterlambatan administratif menghambat hak lembaga,” tegasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya