Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Bisnis

Purbaya Ikut Arahan Dasco soal Penundaan Impor 105 Ribu Pikap

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 17:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditunda.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespon usulan dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang meminta rencana tersebut ditangguhkan sampai Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air.

"Pak Dasco udah komentar kemarin, kita ikuti Pak Dasco," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.


Purbaya menjelaskan, langkah tersebut selaras dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya memprioritaskan industri otomotif dalam negeri. Untuk itu, ia akan mengikuti arahan tersebut.

"Kalo menurut saya harusnya sih kalau presiden tujuannya adalah menggalakkan industri dalam negeri, saya pikir presiden sih posisinya clear dalam hal ini," jelasnya.

Purbaya juga mengatakan bahwa pengadaan tersebut dipastikan tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selama ini, pembiayaan Kopdes Merah Putih kata Purbaya bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga dana desa. 

Sementara itu, Dasco sendiri telah meminta pihak terkait untuk menunda rencana impor mobil dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri,” kata Dasco.

Menurutnya, Presiden akan membahas rencana tersebut secara terperinci dengan berbagai pihak, termasuk meminta pendapat dan menghitung kesiapan industri dalam negeri sebelum keputusan diambil.

Untuk diketahui, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, sebelumnya lebih dulu mengungkap rencana pembelian tersebut yang mencapai Rp24,66 triliun, untuk keperluan mobilitas Kopdes Merah Putih.

Armada tersebut rencananya terdiri dari 35.000 unit mobil pikap ukuran 4x4 dari M&M, kemudian 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motor.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya