Berita

Babe Haikal Hasna (Foto: RMOL)

Politik

BPJPH Pastikan Produk AS Beredar di RI Kantongi Dua Label Halal

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 16:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Produk asal Amerika Serikat (AS) yang beredar di Indonesia dipastikan tetap mengantongi dua label halal sekaligus. 

Ketentuan itu disampaikan Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH), merespons perjanjian perdagangan resiprokal (ART) RI-AS yang diteken pekan lalu.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal menegaskan, skema pelabelan tersebut telah diatur dalam Mutual Recognition Agreement (MRA) antara BPJPH dan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN), termasuk otoritas halal di AS. 


Dengan skema itu, label halal dari AS tetap harus berdampingan dengan label halal Indonesia.

“Jadi, label halal Amerika akan berdampingan dengan label halal kita. Itu tercantum dalam Mutual Recognition Agreement (MRA),” ujarnya di Jakarta, seperti dikutip Selasa, 24 Februari 2026.

Ia menjelaskan, MRA merupakan bentuk pengakuan standar halal antara BPJPH dengan LHLN yang telah melalui proses asesmen ketat. 

Kerja sama pengakuan tersebut bahkan telah lama dijalin dengan pihak AS. Artinya, ketika otoritas halal di sana sudah menerbitkan sertifikat, Indonesia tidak lagi memproses dari awal, melainkan cukup melakukan registrasi.

“Hanya diregister, tidak lagi diproses dari awal. Dan harus dicatat, ini terjadi bukan hanya untuk Amerika,” tegas Babe Haikal.

Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu terhadap produk AS yang masuk ke pasar domestik usai kesepakatan ART. Selama produk tersebut menampilkan dua label halal, dari otoritas AS dan dari Indonesia, maka jaminan kehalalannya tetap terverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau mau membeli dengan teliti, maka di sana Anda mendapati produk halal made in Amerika yang direkognisi oleh produk halal Indonesia. Ada label halal Amerika dan ada pula label halal dari Indonesia. Aman,” tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya