Berita

Petugas polisi mengamankan area tempat kendaraan dibakar oleh anggota geng di Zapopan, Meksiko, menyusul kematian ‘El Mencho' (Foto: Reuters)

Dunia

Kemlu Siagakan Skema Darurat untuk WNI di Meksiko usai Kematian Kartel El Mencho

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 15:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bergerak cepat merespons eskalasi keamanan di Meksiko menyusul tewasnya pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho. 

Langkah antisipatif disiapkan guna memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di negara tersebut.

"KBRI telah memiliki rencana kontijensi yang sewaktu-waktu dapat diimplementasikan apabila dipandang diperlukan. Berdasarkan pantauan KBRI Meksiko situasi dilaporkan sudah berangsur membaik," ungkap Plt. Direktur PWNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam keterangan tertulis, Selasa, 24 Februari 2026. 


Heni memastikan kondisi para WNI hingga kini terpantau aman. 

“Hingga saat ini seluruh WNI yang tinggal dan bekerja di Meksiko, terutama di Negara Bagian Jalisco dalam keadaan baik dan seluruhnya sedang membatasi kegiatan di luar rumah," ungkapnya. 

KBRI Meksiko bersama Konsul Kehormatan RI disebut terus memantau dinamika keamanan serta menjalin komunikasi intensif dengan para WNI untuk memastikan kondisi mereka tetap terkendali. 

Menurut laporan Heni, jumlah WNI yang tercatat di KBRI Meksiko saat ini sebanyak 481 orang.

Situasi keamanan di Meksiko memanas setelah El Mencho tewas dalam operasi militer Meksiko pada Minggu, 22 Februari 2026. 

Kematian salah satu buronan paling dicari di Meksiko itu memicu aksi balasan dari jaringan kartel. 

Menteri Keamanan Omar Garcia Harfuch mengumumkan sebanyak 25 anggota Garda Nasional Meksiko tewas dalam enam bentrokan sengit dengan kelompok kriminal di negara bagian Jalisco. 

Blokade jalan dan pembakaran kendaraan terjadi di berbagai titik di Jalisco dan negara bagian sekitarnya, menyebabkan kepanikan warga serta gangguan aktivitas.

Sejumlah bisnis juga menjadi sasaran amuk massa, termasuk satu gerai Costco di Puerto Vallarta yang dilaporkan dibakar.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya