Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga CPO Malaysia Melemah Tiga Sesi Beruntun Gara-gara Ekspor Lesu

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 14:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tren penurunan harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives Exchange berlanjut hingga sesi ketiga pada perdagangan Selasa 24 Februari 2026. Koreksi ini dipicu oleh kombinasi antara penguatan mata uang Ringgit dan performa ekspor yang mengecewakan.

Hingga jeda siang, kontrak berjangka CPO terpangkas 0,29 persen atau sama dengan 12 Ringgit  ke level 4.071 Ringgit (setara 1.043,85 Dolar AS) per ton metrik. Sepanjang sesi pagi, harga fluktuatif di rentang 4.071 hingga 4.117 Ringgit per ton.

Menurut laporan Reuters, tekanan pada harga komoditas unggulan Malaysia ini disebabkan oleh beberapa faktor fundamental.


Salah satunya adalah stagnasi sentimen di mana pasar kehilangan tenaga penggerak karena minimnya katalis positif baru.

Data dari Intertek Testing Services dan AmSpec Agri Malaysia menunjukkan penurunan ekspor periode 1-20 Februari sebesar 8,9 persen hingga 12,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

 Meski sempat terkoreksi tipis 0,18 perseb hari ini, Ringgit masih bertahan di level tertingginya sejak April 2018. Hal ini membuat harga CPO menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, sehingga menggerus daya saing ekspor Malaysia.

Meski CPO tertekan, pasar minyak nabati global lainnya justru menunjukkan tren positif. Di bursa Dalian, China, kontrak minyak kedelai melonjak 1,09 persen dan minyak sawit naik 1,03 persen. 

Sementara itu, di Chicago Board of Trade, harga minyak kedelai menguat tipis 0,1 persen. 

Sebagai komoditas yang bersaing ketat dalam pangsa pasar minyak nabati dunia, pergerakan harga CPO biasanya mengekor harga minyak pesaingnya.

Sejumlah analis tetap optimis bahwa pelemahan ini bersifat sementara. Didorong oleh sentimen positif pada minyak nabati lainnya, harga CPO diprediksi berpeluang menguji kembali level tertinggi yang sempat menyentuh 4.156 Ringgit pada 20 Februari lalu.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya