Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Wamenkeu Juda Agung dan Wamenkeu Suahasil Nazara dalam konferensi pers pada Senin, 23 Febuari 2026. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp127,3 Triliun di Awal Tahun

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 14:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah telah menarik utang baru senilai Rp127,3 triliun hingga akhir Januari 2026 untuk menutup kebutuhan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun berjalan.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung merinci, realisasi pembiayaan utang tersebut setara 15,3 persen dari target pembiayaan utang dalam APBN 2026 yang dipatok Rp832,2 triliun. 

"Hingga 31 Januari 2026, realisasi pembiayaan utang tercatat Rp127,3 triliun atau 15,3 persen dari target APBN 2026," kata Juda Agung dalam konferensi pers APBN di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 23 Februari 2026.


Ia menjelaskan, total penarikan utang tersebut kemudian dikurangi dengan kebutuhan pembiayaan non-utang yang realisasinya mencapai Rp22,2 triliun per Januari 2026.

Dengan demikian, nominal pembiayaan anggaran secara keseluruhan tercatat sebesar Rp105,06 triliun atau setara 15,2 persen dari total defisit APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp689,15 triliun.

"Perkembangan realisasi pembiayaan ini strategi yang lebih terukur, disesuaikan kebutuhan kas pemerintah, dan dinamika pasar keuangan," tuturnya.

Adapun penarikan utang ini periode ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp153,33 triliun.

"Kami memastikan pembiayaan mendukung stabilitas APBN dan menjaga pengelolaan utang pemerintah," tandas Juda.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya