Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily (tengah) (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Pertahanan

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, menyoroti potensi terjadinya Perang Dunia Ketiga serta risiko eskalasi konflik berskala besar, termasuk ancaman perang nuklir.

Pernyataan itu disampaikan Ace usai Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menjadi pembicara dalam kuliah umum terkait kondisi geopolitik di Ruang Dwi Warna Purwa, Gedung Pancagatra, Jakarta Pusat, pada Senin 23 Februari 2026.

“Beliau (SBY) menyebutkan kemungkinan terjadinya Perang Dunia Ketiga karena beberapa potensi konflik di kawasan tertentu sudah terlihat sangat nyata,” ujar Ace.


Ace menjelaskan, beberapa kawasan memiliki risiko eskalasi konflik yang signifikan. Di antaranya, Laut China Selatan, Semenanjung Korea, dan ketegangan antara China dan Taiwan. Konflik di Eropa antara Rusia dan Ukraina juga disebut sebagai sumber instabilitas global, begitu pula konflik di Timur Tengah, termasuk sengketa antara Palestina-Israel dan Israel-Iran.

“Potensi konflik di tiga kawasan tersebut dapat melahirkan kemungkinan terjadinya Perang Dunia Ketiga,” kata Ace.

Ace menekankan bahwa pesan utama SBY adalah pentingnya peran aktif Indonesia dalam mendorong diplomasi internasional, terutama dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, dan Rusia.

Langkah ini, menurut Ace, tidak hanya relevan untuk keamanan, tetapi juga berdampak pada penguatan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya