Berita

Ilustrasi tidur. (Foto: Istimewa)

Kesehatan

4 Cara Atur Waktu Tidur Selama Ramadan 2026

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 20:03 WIB | OLEH: TIFANI

Ramadan 2026 menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah. Namun, perubahan pola makan dan jam aktivitas selama bulan puasa sering kali berdampak pada kualitas tidur. 

Banyak orang mengeluhkan sulit tidur lebih awal, sering terbangun saat sahur, hingga merasa mengantuk di siang hari karena pola istirahat yang tidak teratur. Pengaturan waktu tidur selama Ramadan 2026 menjadi hal penting agar tubuh tetap bugar dan produktif menjalani aktivitas harian. 

Kurang tidur tidak hanya memicu kelelahan, tetapi juga dapat menurunkan konsentrasi, daya tahan tubuh, hingga suasana hati. Kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran ibadah maupun pekerjaan jika tidak diantisipasi dengan baik.


Melansir laman Cleveland Clinic, berikut cara mengatur waktu tidur selama Ramadan 2026 agar ritme istirahat tetap seimbang.

1. Tidur Lebih Awal


Waktu tidur yang lebih awal membantu tubuh beristirahat cukup sebelum bangun sahur. Kebiasaan ini penting karena jadwal bangun selama Ramadan cenderung lebih dini dibanding hari biasa. 

Pergeseran jam tidur secara bertahap, misalnya 30?"60 menit lebih cepat setiap malam, dapat membantu tubuh beradaptasi tanpa terasa berat. Kualitas tidur yang cukup berperan dalam menjaga konsentrasi, energi, dan suasana hati sepanjang hari saat berpuasa. 

Lingkungan kamar yang nyaman, gelap, dan minim distraksi juga mendukung proses tidur lebih optimal.

2. Tidur dan Bangun di Waktu yang Sama

Konsistensi jadwal tidur dan bangun membantu menjaga ritme sirkadian atau jam biologis tubuh tetap stabil. Pola yang teratur membuat tubuh lebih mudah merasa mengantuk pada waktu yang sama setiap malam dan bangun dengan kondisi lebih segar. 

Perubahan jam tidur yang terlalu drastis justru dapat memicu rasa lelah berkepanjangan. Selama Ramadan 2026, penyesuaian jadwal sebaiknya dilakukan secara konsisten, termasuk pada akhir pekan. 

Disiplin terhadap jam tidur membantu meningkatkan kualitas istirahat meski durasinya mungkin sedikit berkurang.

3. Power Nap

Power nap atau tidur singkat selama 20?"30 menit di siang hari dapat membantu memulihkan energi tanpa mengganggu tidur malam. Durasi yang terlalu lama justru berisiko membuat tubuh terasa lebih lemas atau pusing setelah bangun. 

Waktu terbaik untuk power nap biasanya berada di awal hingga pertengahan siang, ketika rasa kantuk mulai muncul. Kebiasaan ini bermanfaat untuk meningkatkan fokus, produktivitas, dan daya ingat selama menjalani puasa. 

Dengan tidur singkat yang cukup, tubuh tetap memiliki cadangan energi hingga waktu berbuka.

4. Batasi Konsumsi Kafein

Konsumsi kafein berlebihan saat berbuka atau setelah tarawih dapat mengganggu kualitas tidur di malam hari. Kandungan kafein pada kopi, teh, atau minuman energi mampu bertahan dalam tubuh selama beberapa jam dan membuat seseorang sulit terlelap. 

Pembatasan asupan kafein, terutama menjelang waktu tidur, membantu tubuh lebih cepat memasuki fase istirahat. Penggantian minuman berkafein dengan air putih atau minuman hangat tanpa kafein bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. 

Pengendalian konsumsi kafein berperan penting dalam menjaga keseimbangan waktu tidur selama Ramadan 2026.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya