Berita

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi pembicara dalam kuliah umum di Lemhannas terkait kondisi geopolitik di Ruang Dwi Warna Purwa, Gedung Pancagatra, Jakarta Pusat pada Senin, 23 Februari 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Politik

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 15:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi pembicara dalam kuliah umum di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) terkait kondisi geopolitik di Ruang Dwi Warna Purwa, Gedung Pancagatra, Jakarta Pusat pada Senin, 23 Februari 2026.

Acara digelar secara tertutup dan diikuti oleh ratusan siswa-siswi Lemhannas.

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyampaikan kehadiran SBY untuk memberikan pengetahuan mengenai kondisi geopolitik akhir-akhir ini.


"Beliau (SBY) pasti sangat memonitor dan mengikuti proses perkembangan geopolitik global. Beliau juga adalah Presiden Indonesia yang ke-6, tentu banyak sekali pengetahuan yang akan diberikan kepada kita semua," kata Ace 

Menurut dia, SBY selama dua periode mampu mempertahankan stabilitas ekonomi, keamanan dan aspek lain di Indonesia

"Pengalaman beliau dalam memimpin Indonesia selama 2 periode, terutama memastikan bahwa di tengah situasi geopolitik dunia pada saat itu menjadikan bangsa Indonesia selama 10 tahun tetap mengalami stabilitas politik, stabilitas ekonomi, dan ketahanan nasional yang baik," jelasnya.

SBY pun mengaku bersyukur bisa membagikan pengetahuannya terkait geopolitik kepada peserta pendidikan Lemhannas.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya