Berita

Menteri Agama, Nasaruddin Umar (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Menag Nasaruddin Umar Laporkan Penggunaan Jet Pribadi ke KPK

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, melaporkan penerimaan yang berpotensi sebagai gratifikasi terkait penggunaan pesawat jet pribadi saat menjalankan tugas ke Makassar, Sulawesi Selatan, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nasaruddin mengatakan kedatangannya ke KPK merupakan bagian dari komitmen pribadi untuk bersikap transparan sekaligus memberi contoh kepada jajaran di Kementerian Agama (Kemenag) maupun penyelenggara negara lainnya.

"Ya ini yang ke beberapa kalinya saya datang ke KPK. Pertama kali juga saya waktu itu menyerahkan pemberian dari seseorang yang saya duga mungkin terkait dengan haji pada waktu itu, saya serahkan ke KPK," kata Nasaruddin kepada wartawan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin siang, 23 Februari 2026.


Ia menjelaskan bahwa pelaporan kali ini berkaitan dengan perjalanan dinas menggunakan pesawat khusus karena keterbatasan jadwal penerbangan komersial dan kewajiban menghadiri sidang isbat keesokan harinya.

"Dan kali ini saya datang lagi, untuk menyampaikan terkait kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan, di Makassar, dengan menggunakan pesawat khusus. Karena jam 11 malam kan nggak mungkin ada pesawat lagi ke sana, dan besok paginya harus balik lagi karena ada persiapan sidang isbat," jelas Nasaruddin.

Menurutnya, langkah melapor sejak awal merupakan bentuk kehati-hatian agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun konflik kepentingan di kemudian hari.

"Saya datang ke sini untuk menyampaikan hal itu. Alhamdulillah sudah berjalan lancar. Itulah tekad saya, saya ingin menjadi contoh terhadap para bawahan kami, staf kami di seluruh lapisan, sampai di tingkat KPK," terang Nasaruddin.

Ia juga mengajak seluruh penyelenggara negara untuk tidak ragu melaporkan setiap penerimaan yang dianggap meragukan atau berpotensi menimbulkan persoalan etik maupun hukum.

"Mari kita mencoba mendukung seluruh gagasan yang telah disosialisasikan, terutama dari KPK. Mari kita menjadi penyelenggara negara yang baik. Laporkan apapun yang mungkin syubhat bagi kita, laporkan apa adanya. Jadi jangan khawatir, kalau memang ada konsekuensinya, kita harus siap bertanggung jawab," tegasnya.

Nasaruddin menambahkan, dalam pelaporan tersebut ia menyampaikan seluruh informasi secara terbuka, termasuk penggunaan jet pribadi, serta berkonsultasi langsung dengan KPK mengenai hal-hal yang dianggap meragukan.

"Kita sampaikan apa adanya, iya (pesawat jet pribadi), dan berkonsultasi banyak hal. Saya rajin konsultasi untuk hal-hal yang meragukan, saya tanya ke KPK," pungkas Nasaruddin.

Menag Nasaruddin menjadi sorotan publik karena menggunakan pesawat jet pribadi saat menghadiri peresmian Gedung Balai Sarkiah atas undangan Oesman Sapta Odang (OSO) di Takalar, Sulawesi Selatan, pada Minggu, 15 Februari 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya