Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 23:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Posisi Polri langsung di bawah Presiden adalah pakem yang tidak bisa diutak-atik lagi.

Hal itu ditegaskan Direktur Haidar Alwi Institute (HAI) Sandri Rumanama dalam pesan elektronik yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 21 Februari 2026.

"Sudah paten bahwa Polri itu langsung di bawah Presiden. Tidak ada lagi ruang perdebatan, tidak ada lagi ruang diskusi. Karena Polri di bawah presiden adalah yang terbaik," kata Sandri.
 

 
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap institusi Polri semakin vital, baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, penegakan hukum, termasuk dalam mengawal jalannya program pemerintahan.

"Tidak ada lagi ruang perdebatan karena Polri itu ya di bawah presiden. Sebab demografi negara kita dalam perspektif keamanan, ketertiban dan penegakan hukum sudah tepat Polri di bawah presiden langsung," tegas founder Kontra Narasi itu.

Sebagai aktivis pemuda yang memiliki jaringan nasional, Sandri mengaku sudah melakukan berbagai studi lapangan. Bukan hanya survei, namun sudah mengumpulkan 8 ribu orang di Velodrome Jakarta untuk mendengar sikap mereka.

"Dan faktanya hampir semua masyarakat yang hadir berpandangan, bahkan dengan komitmen yang sama menjaga independensi Polri agar tetap dibawah presiden. Ini jelas aspirasi rakyat. Jadi jangan lagi ada diskusi bias di ruang publik dong," tegasnya lagi.

Keinginan masyarakat ini, lanjut Sandri, sudah seiring sejalan dengan sikap Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa Polri langsung di bawah Presiden. Demikian juga DPR yang menyatakan Polri tetap di bawah Presiden.

"Sikap Presiden Prabowo jelas kok, bahwa posisi Polri sudah tepat di bawah presiden, secara demokratis dan regulatif Komisi III DPR RI juga bersepakat agar posisi Polri tetap di bawah presiden. Jadi komponen mana lagi yang diperdebatkan? Jangan mencari-cari masalah terhadap sesuatu yang sudah clear dan sudah jelas, gitu loh," tandasnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya