Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar minyak dunia masih dibayangi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Harga minyak bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, meskipun pergerakannya fluktuatif. Kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan pasokan global terus mendominasi sentimen pasar pada awal pekan ini.

Data terbaru menunjukkan harga minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) masih mendekati level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh eskalasi aktivitas militer serta peringatan dari Washington kepada Teheran, yang menambah premi risiko geopolitik di pasar.

Analis mencatat bahwa meskipun pergerakan harga harian relatif terbatas, secara mingguan kedua kontrak tersebut telah menguat lebih dari 5 persen seiring meningkatnya kekhawatiran atas risiko pasokan.


Di sejumlah pasar energi regional lainnya, harga bahan bakar konsumen juga dilaporkan melonjak tajam akibat kekhawatiran meluasnya konflik di Timur Tengah.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS, harga Brent tercatat sekitar 71,76 dolar AS per barel, naik tipis 10 sen, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 21 Februari 2026. Sementara itu, WTI berada di level 66,39 dolar AS per barel, turun 4 sen. Kendati pergerakan harian relatif kecil, tren mingguan menunjukkan kenaikan lebih dari 5 persen untuk kedua acuan utama tersebut.

Ketegangan meningkat setelah pejabat AS menyampaikan ultimatum kepada Iran terkait pembatasan program nuklirnya. Iran disebut tengah menyiapkan proposal balasan dalam beberapa hari ke depan. Risiko potensi aksi militer terbatas dari Washington turut mendorong kenaikan premi risiko geopolitik pada harga minyak.

Selat Hormuz, yang menjadi jalur transit sekitar 20 persen pasokan minyak global, kembali menjadi sorotan. Aktivitas militer dan latihan Angkatan Laut Iran di kawasan tersebut membuat pelaku pasar waspada terhadap kemungkinan gangguan pasokan jangka pendek.

Di sisi lain, laporan dari otoritas energi menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS, yang turut menopang harga. Namun, pasar juga mencermati potensi peningkatan produksi oleh kelompok OPEC+ mulai April mendatang.

Para analis memperingatkan bahwa pasar minyak tetap sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik. Harga diperkirakan masih bergerak volatil dalam waktu dekat. Meski tekanan jangka pendek cukup kuat akibat risiko konflik, pasokan global yang relatif memadai berpotensi menahan reli harga dalam jangka panjang apabila ketegangan mereda.

Sejumlah institusi bahkan memperkirakan harga minyak berpeluang mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2025 jika eskalasi terus berlanjut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya