Berita

Peserta didik menikmati MBG. (Foto: BGN)

Politik

Komisi X DPR: MBG harus Sejalan dengan Mutu Pendidikan dan Kesejahteran Guru

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 09:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tidak mengganggu postur anggaran di kementerian-kementerian pendidikan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto justru menambah anggaran pendidikan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Penambahan anggaran itu difokuskan pada peningkatan sarana prasarana, mutu, dan kesejahteraan guru.

"Anggaran MBG tidak mengganggu amggaran pendidikan, Presiden justru menambah anggaran pendidikan melalui ABT, dan fokus peningkatan sarpras, mutu, dan kesejahteraan guru," kata Lalu Hadrian kepada wartawan, Sabtu, 21 Februari 2026.


Lalu Hadrian menjelaskan dalam berbagai rapat kerja (raker) Komisi X DPR RI dengan pemerintah, dalam hal ini kementerian-kementerian pendidikan, ditegaskan jika anggaran pelaksanaan MBG terpisah dengan anggaran pendidikan.

Dalam rapat itu juga, para menteri di bidang pendidikan menegaskan bahwa MBG memperkuat pendidikan karakter melalui peningkatan makanan bergizi dan berkualitas bagi siswa dalam rangka melaksanakan program ketujuh kemdikdasmen, yaitu Indonesai Hebat. 

"Terkait dengan MBG, memang di postur APBN itu tertulis MBG masuk ke dalam postur anggaran pendidikan, tetapi setelah kami rapat kerja berkali-kali bahwa ternyata tujuan MBG itu sebenarnya untuk kepentingan pendidikan," ujarnya.

Atas dasar itu, Legislator dari Fraksi PKB ini menekankan Komisi X DPR RI mendukung penuh program MBG. Apalagi, kata Lalu, MBG pada prinsipnya mendukung kemajuan pendidikan nasional.

Di sisi lain, Lalu Hadrian juga mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan iktikad baiknya dalam meningkatkan taraf hidup guru. Lalu berharap komitmen Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan kesejahteraan guru menjadi prioritas negara.

"Terpenting sekarang bagaimana iktikad baik pemerintah untuk pertama PR kita adalah kesejahteraan guru, kesejahteraan guru ini tentu harus jadi prioritas utama yang dipikirkan," kata dia.

Tak hanya itu, Lalu pun menyinggung penambahan anggaran untuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebesar Rp181 triliun. Belum lagi tambahan anggaran untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), dan Kementerian Kebudayaan.

"Jadi jangan salah persepsi bahwa setelah kami dalami setelah koordinasi dengan kementerian di bidang pendidikan ternyata dengan adanya MBG tidak mengganggu anggaran di kementerian-kementerian pendidikan, justru Presiden menambah anggaran di pendidikan, untuk peningkatan sarana prasarana, peningkatan mutu, kemudian peningkatan kesejahteraan guru," kata Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Lebih jauh, Lalu Hadrian kembali menegaskan bila pelaksanaan MBG tidak mengganggu postur anggaran pendidikan. Dia bahkan mendukung MBG selama memiliki tujuan baik untuk kemajuan pendidikan nasional. 

"Tidak mengganggu, justru dengan adanya MBG, memperkuat tujuan pendidikan nasional kita, setelah kami rapat berkali-kali, jadi postur anggaran pendidikan di tambah," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya