Berita

Survei Indonesian Public Institute (IPI) bertema "Peta Elektabilitas Calon Presiden 2029". (Foto: Dok. IPI)

Politik

Kemunculan Sjafrie Menambah Daftar Calon Individu di Bursa 2029

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 13:09 WIB

Kemunculan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di bursa calon presiden menambah daftar calon dari kalangan individu. Fenomena ini bukanlah hal baru dalam perpolitikan Indonesia.

"Makin banyak peluang bagi tokoh-tokoh individual untuk dapat dicalonkan sebagai pemimpin nasional. Kehadiran Sjafrie memperpanjang deretan mama itu (capres individu), muncul karena kiprah sendiri tanpa partai," ujar pengamat politik Ray Rangkuti, Jumat, 20 Februari 2026.

Calon independen bukan sesuatu yang baru. Di kontestasi Pilkada, calon-calon individual banyak bermunculan dan sukses menjadi kepala daerah. 


"Sebagian mereka memang tetap dicalonkan partai. Tapi mereka membangun citra melalui akselerasi individual mereka sendiri. Seturut dengan itu, tokoh-tokoh partai makin kurang diminati," tandas Ray.

Ray juga menilai kehadiran Sjafrie menambah daftar saingan bagi Wapres Gibran Rakabuming Raka. Pasalnya, posisi Gibran makin dikejar oleh tokoh-tokoh lain di Pilpres 2029. 

"Sekalipun namanya masih bertengger sebagai cawapres dengan elektabilitas tertinggi, tapi kehadiran individu-individu baru menambah banyaknya calon yang layak dipertimbangkan," pungkasnya.

Nama Menhan Sjafrie muncul dalam survei Indonesian Public Institute (IPI) terkait bursa bakal calon presiden 2029. Dalam survei yang dilakukan 30 Januari - 5 Februari 2026, lima posisi teratas ditempati nama-nama lama, seperti Prabowo Subianto di puncak pilihan, menyusul ada Gibran, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan hingga Pramono Anung.

Sjafri muncul sebagai sosok baru dan menempati 10 besar bersama Dedi Mulyadi, Purbaya Yudhi Sadewa, Puan Maharani hingga Sherly Tjoanda.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya