Berita

Presiden AS Donald Trump dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

RI Komit Beli 50 Pesawat Boeing, Hasil Kesepakatan Tarif Prabowo-Trump

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 12:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Indonesia akan merealisasikan rencana pembelian 50 unit pesawat Boeing, sebagai bagian dari implementasi kesepakatan tarif perdagangan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Rencana pembelian ini akan dijalankan melalui Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, yang juga menjabat CEO Danantara, sebagai pengelola BUMN.

"Dari Agreement Reciprocal Tarif ini ada beberapa kegiatan yang menyangkut Kementerian Investasi maupun Danantara, termasuk rencana pembelian 50 pesawat oleh Boeing," ujar Rosan dalam konferensi pers daring, Jumat, 20 Februari 2026, usai penandatanganan tarif AS–RI.


Rosan menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti komitmen tersebut melalui pembicaraan lebih intensif dengan pihak Boeing.

"Nanti kita lanjutkan pembicaraan dengan Boeing, walaupun sebelumnya sudah ada pembicaraan awal," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengungkapkan rencana ini untuk memperkuat posisi Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional unggulan.

"Memang kita perlu membesarkan Garuda. Garuda adalah kebesaran kita, flag carrier nasional. Garuda lahir di dalam perang kemerdekaan kita, jadi harus jadi lambang Indonesia," kata Prabowo pada 17 Juli 2025.

"Saya bertekad membesarkan Garuda. Untuk itu kita butuh pesawat baru. Tidak ada masalah, pesawat Boeing juga cukup bagus," tandasnya.

Rencana pembelian 50 unit pesawat ini menjadi bagian dari upaya Indonesia memperkuat armada Garuda secara signifikan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya