Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

IHSG Tertekan, Rupiah Ikut Lesu ke Rp16.903 per Dolar AS Usai BI Tahan Suku Bunga

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 10:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jelang akhir pekan ini bergerak fluktuatif. Pada pembukaan perdagangan Jumat 20 Febuari 2026 indeks sempat menguat 0,32 persen atau naik 26,14 poin ke level 8.300.

Namun penguatan tersebut tidak bertahan lama. IHSG berbalik arah dan bergerak di kisaran level 8.200-an pada awal sesi perdagangan.

Berdasarkan data RTI Business, di awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.328 sebelum akhirnya turun ke posisi terendah di 8.250.


Dari sisi transaksi, volume perdagangan tercatat mencapai 5,49 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,16 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 413.206 kali.

Adapun pergerakan saham menunjukkan 270 saham menguat, 257 saham melemah, dan 176 saham stagnan. Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat masih terkoreksi tipis 0,22 persen.

Sementara itu, nilai tukar Rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini juga mengalami pelemahan setelah Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga di level 4,75 persen. Mata uang Garuda terkoreksi 9 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp16.903 per Dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp16.894 per Dolar AS.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya