Berita

Presiden AS Donald Trump (Dokumen tangkapan layar dari siaran Sky News)

Dunia

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 08:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, melontarkan peringatan keras kepada Iran. Ia mengisyaratkan bahwa Teheran hanya memiliki waktu sekitar 10 hari untuk mencapai kesepakatan dengan Washington, atau berisiko menghadapi serangan militer lanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington, DC, pada Kamis, 19 Februari 2026. Dalam forum tersebut, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat dan Iran harus segera menghasilkan kesepakatan yang nyata dan berdampak.

“Mungkin kita akan melangkah lebih jauh, atau mungkin tidak. Mungkin kita akan membuat kesepakatan. Kalian akan mengetahuinya dalam 10 hari ke depan,” ujarnya, dikutip dari Al-Jazeera, Jumat 20 Februari 2026.


Trump juga kembali mengklaim bahwa serangan gabungan AS dan Israel terhadap fasilitas Iran pada Juni tahun lalu membuka jalan bagi “gencatan senjata” di Gaza. Menurutnya, tanpa tekanan militer terhadap fasilitas nuklir Iran, negara-negara di kawasan tidak akan berani menyepakati perdamaian di Timur Tengah.

Ultimatum ini muncul hanya beberapa hari setelah Washington dan Teheran menggelar putaran kedua pembicaraan tidak langsung. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sebelumnya menyatakan kedua pihak mencatat “kemajuan yang baik” dalam negosiasi di Jenewa.

Ia mengatakan kedua pihak sudah sepakat pada sejumlah prinsip dasar untuk melanjutkan perjanjian. 

Namun, di saat pembicaraan masih berlangsung, AS tetap menambah kekuatan militernya di kawasan Teluk dengan mengirim dua kapal induk dan puluhan jet tempur. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya