Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 18:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sangat aneh apabila nanti di ujung disimpulkan bahwa ijazah mantan Presiden Joko Widodo alias adalah asli.

"Karena sejak awal kejanggalannya begitu banyak," kata kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal dalam keterangannya, Kamis 19 Februari 2026.

Kejanggalan tersebut mulai dari pengakuan Jokowi sendiri bahwa IPK-nya di bawah 2, hingga didapatkannya legalisasi ijazah Jokowi itu dari KPU oleh Bonatua Silalahi.


"Tidak ada orang yang benar-benar tamat sarjana mengatakan bahwa IPK-nya di bawah 2 dengan maksud merendah di hadapan orang sekalipun. Dan tidak ada pula orang yang tamat sarjana, tapi dosen pembimbing akademik dan skripsinya campur baur," kata Erizal.

Bahkan, lanjut Erizal, Rektor UGM Ova Emilia yang pasang badan mengatakan bahwa Jokowi adalah tamatan UGM sampai menyebutkan tanggal kelulusan Jokowi dua versi pula. 

"Yakni, 5 November dan 23 Oktober 1985. Entah mana yang benar tanggal kelulusan Jokowi itu?" kata Erizal.

Menurut Erizal, yang paling memilukan apa lagi kalau bukan dua orang warga negara, Bambang Tri dan Gus Nur yang dipenjara karena ijazah Jokowi.

"Tapi ijazah itu sendiri tak pernah dibuka di depan persidangan. Pola itu seperti mau dilakukan lagi saat ini," kata Erizal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya