Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Teddy Indra Wijaya Tak Bisa Jadi Cawapres Prabowo

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 15:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Nama Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya termasuk yang disebut-sebut bakal mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 nanti. 

Gara-garanya saking dekatnya Teddy dengan Prabowo. Di mana ada Prabowo, maka di situlah ada Teddy. 

"Teddy termasuk salah satu yang sering disebut Hambalang Boys," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal dalam keterangannya, Kamis 19 Februari 2026.


Tapi apabila dibandingkan Prasetyo Hadi, Sugiono, Angga Raka Prabowo, Sudaryono, kata Erizal, Teddy termasuk orang baru yang dekat dengan Prabowo. 

"Awalnya Teddy justru dianggap orang dekatnya Jokowi," kata Erizal.

Setelah Prabowo menjabat Menhan 2019, menurut Erizal, Teddy seperti dititipkan kepada Prabowo dan tidak lepas sampai sekarang.

"Wajar Teddy disebut sebagai wakilnya Prabowo pada Pilpres 2029 nanti," kata Erizal.

Tapi, bagi orang yang sempat melihat tanggal lahirnya Teddy, rasanya sulit baginya untuk mendampingi Prabowo, sebagai Cawapresnya. 

Sebab, Teddy lahir 14 April 1989. Artinya, usianya baru genap 40 tahun pada 14 April 2029. 

"Terlalu mempet. Kecuali, pendafataran Capres-cawapres dilakukan tanggal 14 April 2029 itu. Tapi terlalu dipaksakan. 

Berkaca dari Pilpres sebelumnya, pendaftaran capres-cawapres sudah dilakukan pada akhir tahun 2023. Artinya, akhir 2028 capres-cawapres sudah harus mendaftarkan diri dan usia Teddy saat itu belum genap 40 tahun. 

"Teddy tak pernah jadi pejabat yang dipilih seperti anggota DPR/DPD atau Kepala Daerah seperti Gibran Rakabuming Raka dulunya," pungkas Erizal.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya