Berita

Ilustrasi peserta didik

Nusantara

Siswa Pulang Lebih Awal Selama Ramadan

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Penyesuaian jam belajar mengajar bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan diterapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta selama bulan suci Ramadan.

Kebijakan ini diambil untuk memberikan ruang bagi para peserta didik agar fokus menjalankan ibadah dan melakukan pembelajaran mandiri dengan keluarga.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran (SE) bersama yang diterbitkan oleh pemerintah pusat, melalui lintas kementerian.


"Kalau untuk dari Ramadan itu kita menyelaraskan dengan SE bersama, Kemendikdasmen, Kemendagri, dan Kemenag. Kita sudah mengeluarkan juga surat edaran bahwa jamnya menyesuaikan," jelas Nahdiana di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.

Dalam penyesuaian tersebut, Nahdiana menyampaikan, aktivitas pembelajaran di sekolah akan berakhir lebih awal dari biasanya. Batas maksimal waktu belajar di sekolah hingga pukul 14.00 WIB.

"Jadi jamnya sampai terakhir itu paling lambat adalah jam 14.00," kata dia.

Menurut Nahdiana, penyesuaian waktu belajar tatap muka selama bulan Ramadan untuk mendorong pembelajaran mandiri para siswa di luar lingkungan sekolah.

"Karena untuk memberikan ruang pembelajaran mandiri bersama keluarga, bersama masyarakat di tempat ibadah masing-masing," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menambahkan, Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan selama bulan Ramadan, khususnya menjelang berbuka puasa.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian, dengan Polda Metro Jaya untuk mengatur itu. Terutama dari jam-jam sore ketika mau berbuka puasa," kata dia.

Menurut Pramono, selama bulan Ramadan ini mengalami pergeseran kepadatan lalu lintas yang sebelumnya jam sibuk terjadi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, kini menjadi pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

"Kami berkoordinasi, kemarin saya sudah meminta juga kepada Dinas Perhubungan untuk mempersiapkan ini. Karena ini kan hal yang sudah rutin yang dijalani," tandas Pramono.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya