Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Reli: Tiga Indeks Utama Kompak Naik

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penguatan bursa saham Eropa memberikan sentimen positif terhadap penutupan perdagangan di Wall Street.

Dikutip dari Reuters, Kamis 19 Februari 2026, pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 129,47 poin atau 0,26 persen ke level 49.662,66. Indeks S&P 500 menguat 38,10 poin atau 0,56 persen ke 6.881,32.
Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 175,25 poin atau 0,78 persen ke posisi 22.753,64.

Sentimen pasar juga dipengaruhi laporan mengenai Presiden European Central Bank, Christine Lagarde, yang disebut-sebut berpotensi mundur lebih cepat dari jabatannya. Kabar tersebut menekan nilai tukar Euro dan mendorong penguatan Dolar AS.

Sentimen pasar juga dipengaruhi laporan mengenai Presiden European Central Bank, Christine Lagarde, yang disebut-sebut berpotensi mundur lebih cepat dari jabatannya. Kabar tersebut menekan nilai tukar Euro dan mendorong penguatan Dolar AS.

Dari sisi geopolitik, perundingan damai antara Rusia dan Ukraina berakhir tanpa kejelasan hasil. 
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menuding Rusia memperlambat proses menuju kesepakatan. 

Di saat yang sama, Iran menutup sementara sebagian Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak global, sehingga memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi dunia.

Sementara itu, risalah rapat terbaru bank sentral AS, Federal Reserve, menunjukkan para pejabat hampir sepakat untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini. Meski demikian, masih terdapat perbedaan pandangan terkait arah kebijakan selanjutnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya