Berita

Inosentius Samsul. (Foto: pshk.or.id)

Politik

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 00:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada alasan di balik batalnya Inosentius Samsul dilantik menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), meskipun sebelumnya telah melalui proses seleksi.

Menurut Anggota Komisi III DPR Benny Utama, Inosentius mendapat penugasan baru dari pemerintah di Badan Pengelola Investasi Danantara.

"Tanggal 21 Januari, beliau mengatakan bahwa beliau mendapat tugas dari pemerintah di jabatan lain. Ya kalau enggak salah terakhir saya dengar di Danantara. Saya dengar, beliau bertugas di situ," kata Benny dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.


Legislator Demokrat itu menjelaskan, keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif Inosentius untuk memilih jabatan yang ditawarkan kepadanya.

"Intinya beliau tentu juga punya hak prerogatifnya untuk menentukan sendiri, dia mau bertugas di MK atau jabatan lain yang ditawarkan barangkali ke beliau, beliau memilih lain," jelas Benny. 

Inosentius Samsul sebelumnya telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III. 

Namanya pun sudah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR untuk menggantikan Hakim Konstitusi Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.

Namun, pada 26 Januari 2026, Komisi III DPR secara mendadak menggelar fit and proper test terhadap Adies Kadir untuk menjadi hakim konstitusi. 

Adies pun akhirnya disetujui di Paripurna dan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis, 5 Februari 2026.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya