Berita

Ilustrasi Teh Panas (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

5 Alasan Tidak Disarankan Minum Teh saat Sahur dan Berbuka

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 20:22 WIB | OLEH: TIFANI

Teh hangat maupun es teh manis kerap menjadi minuman favorit saat sahur dan berbuka puasa di bulan Ramadan. Rasanya yang manis dan menyegarkan sering dianggap mampu menghilangkan dahaga setelah seharian menahan lapar, sekaligus menjadi pelengkap menu makan.

Namun ternyata konsumsi teh saat sahur maupun buka tidak disarankan, terutama jika diminum setiap hari dalam jumlah berlebihan. Ada sejumlah alasan yang membuat minuman ini kurang baik dikonsumsi ketika tubuh sedang menjalani puasa. 

Lantas, apa saja alasan mengapa minum teh saat sahur dan berbuka sebaiknya dihindari? 


Melansir laman Healthline, berikut alasan yang perlu diperhatikan:

1. Kandungan Kafein

Teh mengandung kafein yang dapat memberikan efek stimulan pada tubuh. Saat sahur, konsumsi kafein berlebihan bisa membuat tubuh lebih mudah gelisah dan mengganggu kualitas istirahat setelah makan. 

Selain itu, kafein juga dapat memicu jantung berdebar pada sebagian orang, terutama jika diminum dalam kondisi perut kosong. Efek kafein ini juga bisa membuat tubuh terasa lebih cepat lelah ketika menjalani puasa seharian.

2. Berisiko Tingkatkan Dehidrasi

Minum teh saat sahur atau berbuka juga berisiko meningkatkan dehidrasi karena sifat diuretiknya. Kandungan kafein dapat merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil. 

Tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat dan membuat rasa haus semakin kuat di siang hari. Akibatnya, tubuh lebih mudah lemas dan sulit fokus saat menjalani aktivitas selama puasa.

3. Menghambat Penyerapan Zat Gizi

Teh mengandung senyawa tanin yang dapat menghambat penyerapan beberapa zat gizi penting, terutama zat besi. Penyerapan zat besi dari makanan bisa berkurang jika teh diminum bersamaan atau setelah makan sahur maupun berbuka. 

Kondisi ini dapat berdampak pada tubuh dalam jangka panjang, seperti meningkatkan risiko anemia atau mudah lelah. Karena itu, konsumsi teh sebaiknya diberi jeda agar nutrisi dari makanan dapat terserap maksimal.

4. Teh Manis Memicu Lonjakan Gula Darah

Teh manis, terutama es teh dengan tambahan gula berlebih, dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat. Saat berbuka, tubuh memang membutuhkan energi, tetapi lonjakan gula yang terlalu tinggi bisa membuat kadar gula darah naik drastis lalu turun secara cepat. 

Akibatnya, tubuh justru bisa terasa lebih lemas dan cepat lapar setelah berbuka. Selain itu, konsumsi gula berlebih secara rutin juga dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme, termasuk diabetes.

5. Memicu Mual dan Asam Lambung

Minum teh saat perut kosong, terutama ketika sahur atau tepat saat berbuka, dapat memicu gangguan pencernaan. Kandungan kafein dalam teh dapat merangsang produksi asam lambung sehingga berisiko menyebabkan perut terasa perih. 

Pada beberapa orang, hal ini juga bisa menimbulkan mual, kembung, hingga sensasi tidak nyaman di lambung. Kebiasaan ini dapat memperparah masalah maag atau GERD selama Ramadan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya