Berita

Rumah pribadi mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo (Foto: Dokumentasi produksi RMOL)

Politik

Tembok Ratapan Solo Penggambaran Citra Negatif Jokowi dan Keluarganya

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 18:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Alamat rumah pribadi mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, di Google Maps yang berubah nama menjadi "Tembok Ratapan Solo", ditafsirkan secara politik sebagai citra negatif yang semakin menjadi-jadi.

Pengamat Citra Institute, Efriza menilai fenomena Tembok Ratapan Solo di Google Maps merupakan pertanda Jokowi semakin tidak disukai oleh masyarakat.

"Penamaan kediaman Pak Jokowi sebagai Tembok Ratapan Solodi Google Maps menunjukkan tentang ekspresi ruang digital yang diselaraskan dengan ekspresi publik atas kondisi politik," kata Efriza kepada Kantor RMOL, Rabu 18 Februari 2026.


Menurut Efriza, publik saat ini tidak takut lagi mengemukakan pendapat politiknya terhadap presiden periode 2014-2024 tersebut.

"Tembok Ratapan Solo adalah penggambaran citra negatif bagi Jokowi dan keluarganya," kata Efriza.

Lebih lanjut, Efriza memperkirakan publik telah terbawa dengan berbagai isu politik yang menyangkut Jokowi, dimana mayoritas bernuansa negatif.

Kemunculan label di Google Maps memang bisa dilakukan oleh pengguna melalui fitur edit lokasi. 

Biasanya, perubahan nama atau penambahan tempat akan diverifikasi oleh sistem sebelum tayang ke publik. Meski begitu, tidak jarang muncul penamaan unik yang bersifat sementara karena ulah warganet.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya