Berita

Kolase Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-2 RI Soeharto. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Mahfud MD:

Prabowo Mirip Soeharto Tidak Mau Dispekulasikan Publik

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 05:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Karakteristik Presiden Prabowo Subianto dianggap mirip dengan Presiden ke-2 RI Soeharto yang langkahnya tidak ingin ditebak oleh publik.

Hal itu disampaikan pakar hukum tata negara Mahfud MD dalam kanal YouTube pribadinya Mahfud MD Official dikutip pada Rabu, 18 Februari 2026.

Mahfud awalnya menanggapi adanya isu pencopotan atau reshuffle yang sering dihembuskan dalam pemberitaan oleh pengamat. Bahkan isu tersebut sering dianggap dari sumber A1, namun pada kenyataannya tidak pernah terjadi. 


“Menurut saya Pak Prabowo itu presiden yang termasuk unik. Dia tidak mau ditebak-tebak. Pak Prabowo pintarnya seperti Pak Harto dulu. ‘Saya nggak mau ditebak-tebak oleh wartawan, dispekulasikan oleh pers’ kata Pak Harto,” ucap Mahfud.   

Ia mengingatkan kepada pihak yang sering berspekulasi untuk tidak banyak berharap kepada kebijakan Prabowo.  

“Pak Prabowo tidak mau ditebak-tebak, kalau ditebak malah nggak jadi, belok tuh opini publik,” tegasnya.

Kendati demikian, Mahfud menilai Prabowo sebagai sosok yang banyak berubah dan mau mendengar masukan dari publik.

“Kalau dulu kan informasinya ketemu Pak Prabowo, ya hanya mendengar aja, nggak bisa ngomong kan gitu. (ketemu) 4 jam ya dengar aja. Nah kemarin katanya 4 jam (saat bertemu dengan tokoh oposisi) diskusi bener, ditanya satu-satu. Ini suatu kemajuan, terlepas Pak Prabowo setuju atau tidak terhadap apa yang disampaikan, tapi orang yang berbicara itu sudah lega,” pungkasnya.    


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya