Berita

Pekerja di SPPG Bojong Koneng, Bogor sedang menyiapkan MBG. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Nusantara

Garda Satu Jatim Desak Klarifikasi soal Tuduhan MBG Program Maling

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 23:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Narasi yang menyatakan program makan bergizi gratis (MBG) sebagai “program maling” serta menyebut pembuat program sebagai “orang bodoh” dinilai tidak mencerminkan kritik yang berbasis data serta kajian objektif.

“Jika sebuah program disebut maling, maka harus dijelaskan secara terbuka, apa yang dicuri, siapa pelakunya, dan di mana locus delicti-nya. Tuduhan kriminal bukan opini bebas. Itu harus berbasis bukti,” tegas Ketua DPW Garda Satu Jatim, Badrul Aini dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 17 Februari 2026.

Lanjut Badrul, narasi tersebut bisa menimbulkan kegaduhan dan berdampak langsung pada pelaku UMKM, petani, serta pekerja distribusi yang terlibat ekosistem program MBG.


Atas dasar itu, Garda Satu Jatim menilai bahwa tudingan ini harus diuji secara objektif dan tidak boleh menjadi stigma kolektif terhadap ribuan pelaku ekonomi kecil.

Oleh karena itu, DPW Garda Satu Jatim menyerukan klarifikasi terbuka atas pernyataan tersebut. 

“Kritik adalah bagian dari demokrasi. Tetapi tuduhan kriminal harus dibuktikan. Jangan sampai rakyat kecil menjadi korban narasi yang tidak terverifikasi,” lanjut Badrul. 

Narasi MBG sebagai program maling sebelumnya dilontarkan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto. Kritik tersebut disampaikan lewat unggahan di Instagram pribadinya @tiyoardianto_.

“MBG adalah #MalingBerkedokGizi,” tulis dia, dikutip Selasa, 17 Februari 2026.

Di sisi lain, dia menyebut program MBG tersebut berpotensi menjadi ladang kepentingan elite dan membuka ruang penyalahgunaan anggaran negara. 

“Kita harus mulai bicara bahwa MBG bukan Makan Bergizi Gratis. Bergizi saja tidak. Apalagi gratis. Itu uang kita yang dialokasikan serampangan! Untuk apa? Untuk bagi-bagi ke kroninya,” tegas Tiyo.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya