Berita

Ilustrasi

Politik

Fasilitas Makan Dipotong, Besok Buruh Bakal Turun Jalan

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 21:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang Ramadan, ribuan buruh PT Long Rich Indonesia, Cirebon, Jawa Barat bakal turun jalan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pemda Kabupaten Cirebon pada Rabu 18 Februari 2026.

Buruh tersebut, berasal dari beberapa organisasi buruh di Cirebon, yakni SP BISS, SPN, FSPMI , KASBI, GARTEKS dan TSK SPSI. 

Ketua Serikat Pekerja Buruh Industri Sepatu Sandal (SP BISS) Fahmi Dwi Fauzi mengatakan, mereka menolak pemotongan nilai fasilitas makan karyawan PT Long Rich oleh Dispenda Kabupaten Cirebon atas Perda 1/2024.


“Buruh PT Long Rich juga meminta DPRD Kabupaten Cirebon mengkaji ulang Perda tersebut,” kata Fahmi Dwi Fauzi dalam keterangannya, Selasa 17 Februari 2026.

Menurut dia, Perda 1/2024 syarat dengan kepentingan politik dan bisnis oknum tertentu, serta diduga tanpa melalui kajian akademis dan sosialisasi yang memadai.

Sebab, fasilitas makan tersebut disediakan PT Long Rich, yang merupakan komponen upah para karyawan yang tidak bisa dikebiri atas nama apapun, termasuk oleh Pemda Kabupaten Cirebon.

Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan penolakan terhadap pemotongan fasilitas makan ini sebagai upaya untuk mempertahankan hak-hak buruh. 

“Upaya pemotongan nilai fasilitas makan oleh Dispenda Kabupaten Cirebon ini, mencederai perjuangan buruh dan aliansi,” ujarnya.

Sedangkan Ketua PUK SPL FSPMI Rahmat Fuji Santoso mengatakan, aliansi sudah berjuang selama 4 tahun meminta kenaikan fasilitas kepada manajemen PT Long Rich dari Rp6.500 menjadi Rp10.000,” ungkap  Rahmat Fuji.

Namun fasilitas makan tersebut, tiba-tiba dipotong secara sepihak oleh Dispenda Kabupaten Cirebon melalui Perda 1/2024.

“Dispenda Kabupaten Cirebon telah mengebiri fasilitas makan yang disediakan PT Long Rich untuk para buruhnya. Kita akan melakukan penolakan sebagai upaya untuk mempertahankan hak buruh,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya