Berita

Ilustrasi Tradisi Padusan Jelang Ramadan 2026

Nusantara

Apa Itu Padusan? Tradisi Mandi Besar Jelang Puasa 2026

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 18:06 WIB | OLEH: TIFANI

Padusan merupakan salah satu tradisi masyarakat Jawa, terutama di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang dilakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tradisi ini dikenal sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan penuh ibadah.

Dalam pelaksanaannya, padusan biasanya dilakukan dengan mandi di sumber mata air alami seperti sendang, sungai, pemandian umum, hingga kolam renang. Selain menjadi bentuk persiapan spiritual, padusan juga kerap dimaknai sebagai momen berkumpul bersama keluarga maupun kerabat. 

Tak heran, sejumlah lokasi padusan biasanya ramai dikunjungi warga karena dianggap membawa suasana khas menjelang Ramadan. Lantas, apa itu padusan jelang Ramadan 2026, bagaimana sejarahnya, serta kapan tradisi ini biasanya dilakukan?


Secara etimologi, istilah padusan berasal dari bahasa Jawa “adus” yang berarti mandi. Tradisi ini dimaknai sebagai bentuk membersihkan atau menyucikan diri, tidak hanya secara lahir, tetapi juga batin, sebelum menjalani ibadah Ramadan. 

Dalam praktiknya, masyarakat melakukan mandi besar dengan keyakinan bahwa kegiatan tersebut menjadi simbol pembersihan diri dari dosa dan kesalahan di masa lalu agar dapat menjalani Ramadan dengan hati yang lebih bersih. Dari sudut pandang budaya, padusan merupakan tradisi mandi besar sebagai simbol penyucian diri. 

Tradisi ini juga bukan hal baru, karena praktik serupa sudah dikenal sejak masa Kerajaan Majapahit. Pada masa itu, para ksatria, brahmana, hingga empu melakukan ritual mandi sebagai bentuk penyucian spiritual sebelum menjalankan kegiatan penting.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa tradisi padusan merupakan hasil adopsi budaya Hindu, Buddha, dan animisme yang berkembang di Pulau Jawa sebelum Islam masuk. Ketika Islam mulai menyebar, para Wali Songo kemudian memadukan tradisi tersebut dengan nilai-nilai Islam, sehingga maknanya mengalami penyesuaian.

Dalam perkembangannya, padusan menjadi pengingat bahwa sebelum memohon rahmat Tuhan, manusia sebaiknya membersihkan diri terlebih dahulu, baik secara fisik maupun spiritual. Tradisi ini juga menjadi waktu yang dianggap tepat untuk menenangkan jiwa, menjernihkan pikiran, serta mempersiapkan diri sebelum memasuki Ramadan.

Lebih lanjut, merujuk laman resmi Portal Informasi Indonesia, padusan dimaknai sebagai media untuk merenung dan introspeksi diri atas kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu. Harapannya, setelah menjalani tradisi tersebut, seseorang dapat memasuki bulan Ramadan sebagai pribadi yang lebih baik.

Namun, seiring berjalannya waktu, makna dan pelaksanaan padusan juga mengalami pergeseran. Jika dahulu tradisi ini dilakukan secara pribadi, kini padusan lebih sering dilakukan beramai-ramai dan menjadi kegiatan sosial masyarakat. 

Bahkan di beberapa daerah, padusan berkembang menjadi agenda tahunan yang dikemas sebagai daya tarik wisata, sehingga turut memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya