Berita

Bendera Amerika Serikat. (Foto: Istimewa)

Politik

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

SELASA, 10 MARET 2026 | 06:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wajah buruk Amerika Serikat (AS) tak lagi bisa dipoles sebagai polisi dunia yang sedang melakukan penertiban. 

"Bahkan, secara terbuka politisi di Inggris menyabut Amerika sebagai gangster internasional," kata Aktivis Islam Ahmad Khozinudin dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa 10 Maret 2026.

Hari ini, dunia tanpa malu dan ragu, bahkan tanpa merasa terancam oleh AS, secara terbuka memberikan dukungan kepada Iran dan kecaman pada AS. 


"Atau setidaknya, menolak berada di barisan Amerika dan Zionis Israel," kata Khozinudin. 

Menurut Khozinudin, NATO enggan membantu AS karena serangan sepihak AS tanpa dikonsultasikan ke NATO. 

Sedangkan Inggris dan Spanyol, dengan bahasa yang lugas dan mudah dipahami, menolak pangkalan militernya digunakan oleh AS.

Sementara Iran, menyampaikan penolakan berunding dengan AS dan siap menghadapi perang darat dengan AS. AS benar-benar dalam posisi 'Maju kena, mundur kena'.

Terhadap situasi Iran saat ini, AS tak punya pilihan yang lebih baik selain hengkang dari Iran dan menarik seluruh militernya dari timur tengah dan dunia Islam. 

"Karena dalam doktrin Islam, Amerika berstatus Muhariban Fi'lan. Sehingga seluruh aset dan kepentingan Amerika, bahkan SDM Amerika sah secara syar'i menjadi target serangan tentara Islam dimanapun berada," pungkas Khozinudin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya