Berita

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

Dunia

Ukraina Tuduh Rusia Sabotase Upaya Damai Lewat Serangan Rudal

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 17:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Ukraina menuding Rusia merusak momentum perdamaian dengan melancarkan serangan besar-besaran ke wilayahnya pada Senin malam, 16 Febuari 2026, hanya satu hari sebelum pembicaraan lanjutan digelar di Jenewa.

Mengutip laporan AFP pada Selasa 17 Febuari 2026, Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga mengatakan, Moskow menunjukkan sikap tidak serius terhadap proses damai.

Ukraina menyebut Rusia meluncurkan puluhan rudal dan ratusan drone menjelang perundingan yang bertujuan mengakhiri perang yang telah berlangsung selama empat tahun.


"Sejauh mana Rusia mengabaikan upaya perdamaian dengan meluncurkan serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap Ukraina tepat sebelum pembicaraan damai di Jenewa," tulis Andriy Sybiga di media sosial.

Angkatan Udara Ukraina melaporkan sedikitnya 29 rudal dan 396 drone ditembakkan Rusia dalam gelombang serangan tersebut. Kyiv menuding sasaran utama serangan adalah infrastruktur penting.

Sebagai balasan, Ukraina mengirimkan lebih dari 150 drone ke wilayah Rusia. Namun, militer Rusia mengklaim seluruh drone yang memasuki wilayahnya berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya