Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: AFP)

Dunia

Rusia-Ukraina Saling Serang Ratusan Drone Jelang Negosiasi Damai

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 16:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina kembali memanas menjelang putaran terbaru perundingan damai di Jenewa, Selasa 17 Febuari 2026.

Mengutip AFP, Kyiv dilaporkan meningkatkan intensitas serangan balasan ke wilayah Rusia, setelah Moskow meluncurkan ratusan serangan rudal. 

Namun, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, sistem pertahanan udaranya berhasil mengagalkan gelombang serangan tersebut dengan menghancurkan lebih dari 150 drone Ukraina dalam satu malam.


"Semalam, pasukan pertahanan udara menghancurkan 151 drone Ukraina di wilayah Rusia, serta di Laut Hitam dan Laut Azov," demikian pernyataan pihak Rusia.

Serangan juga dilaporkan terjadi di Krimea yang telah dianeksasi Moskow. Gubernur Sevastopol, Mikhail Razvozhayev, menyebut sekitar dua lusin drone ditembak jatuh dalam salah satu serangan terpanjang dalam beberapa waktu terakhir.

"Sayangnya, ada korban luka. Menurut informasi awal, satu anak terluka," tulisnya melalui Telegram.

Di tengah eskalasi militer itu, kedua negara dijadwalkan kembali duduk di meja perundingan di Jenewa dengan dukungan Amerika Serikat. Dua putaran negosiasi sebelumnya yang dimediasi oleh Gedung Putih masih gagal.

Meski Rusia saat ini menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina, Kyiv dalam beberapa hari terakhir melaporkan berhasil merebut kembali sebagian wilayahnya. 

Berdasarkan analisis data dari Institute for the Study of War, Ukraina berhasil mengambil kembali sekitar 201 kilometer persegi wilayah antara Rabu hingga Minggu pekan lalu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya