Berita

Tower BNI di Jakarta. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Luncurkan Dropbox Sampah Kertas di Lingkungan Kantor

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 15:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

BNI Ventures meluncurkan program dropbox sampah kertas di lingkungan perkantoran sebagai upaya membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di internal BNI Grup.

Dua dropbox telah ditempatkan di Grha BNI, Dukuh Atas, dan Menara BNI, Pejompongan, Jakarta. Program ini bertujuan mendorong karyawan dan masyarakat sekitar untuk memilah serta mengelola limbah kertas secara bertanggung jawab, sehingga tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Program ini menjadi langkah nyata BNI Grup dalam mendukung ekonomi sirkular sekaligus mengurangi beban TPA yang semakin kritis di kota-kota besar. Momentum HPSN menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama,” ujar Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo, Selasa, 17 Februari 2026.


Inisiatif ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari 2026.

Kertas yang terkumpul melalui dropbox tidak dibuang, melainkan didaur ulang menjadi planting paper mengandung benih tanaman dan dapat tumbuh setelah digunakan. Transformasi limbah kertas perkantoran menjadi produk ramah lingkungan ini diharapkan memberikan nilai tambah sekaligus memperpanjang siklus hidup material.

CEO BNI Ventures Eddi Danusaputro berujar, keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari peran strategis dalam mendorong solusi inovatif berbasis keberlanjutan di lingkungan BNI Grup.

Program ini juga dijalankan melalui kemitraan strategis dengan PaperPods, startup yang memperkenalkan circular paper dropbox pertama di Indonesia. Solusi tersebut memungkinkan korporasi menyalurkan limbah kertas untuk didaur ulang secara handmade oleh perajin perempuan senior, sekaligus memberdayakan kelompok masyarakat.

Seluruh proses pengelolaan dilengkapi sistem pelacakan digital untuk mengukur dampak lingkungan secara transparan, mulai dari jumlah kertas yang berhasil dialihkan dari TPA, estimasi emisi karbon yang dihindari, hingga jumlah pohon yang berpotensi terselamatkan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya