Berita

Suasana pasar di Mesir jelang Ramadan (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Africa News)

Dunia

Mesir Kucurkan Bansos Rp13 Triliun Jelang Ramadan, Gaji PNS Dibayar Lebih Awal

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 10:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Mesir meluncurkan paket bantuan sosial senilai 40 miliar Pound Mesir (sekitar Rp14,4 triliun) menjelang Ramadan untuk membantu kelompok masyarakat rentan.

Perdana Menteri Mostafa Madbouly mengatakan kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Abdel-Fattah al-Sisi. Dalam paket tersebut, pemerintah akan menyalurkan bantuan tunai langsung kepada sekitar 15 juta keluarga. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni sebelum Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Selain itu, pemerintah mengalokasikan sekitar 9 miliar pound Mesir untuk sektor kesehatan, termasuk pembiayaan perawatan negara, pengurangan daftar tunggu operasi, serta perluasan asuransi kesehatan di sejumlah wilayah mulai 1 April. Dana sebesar 4 miliar Pound Mesir juga disiapkan untuk membantu petani melalui penyesuaian harga gandum.


Tak hanya itu, tambahan anggaran 15 miliar Pound Mesir dialokasikan untuk mempercepat program presiden “Kehidupan Layak”, yang fokus pada pembangunan air bersih, sanitasi, dan layanan dasar di desa-desa hingga akhir tahun fiskal pada 30 Juni.

Madbouly menegaskan bahwa membaiknya indikator ekonomi memungkinkan pemerintah memperluas bantuan sosial.

“Hasil reformasi ekonomi kini kami salurkan langsung untuk meringankan beban warga,” kata Madbouly, dikutip dari Xinhua, Selasa 16 Februari 2026.

Sebagai langkah tambahan menjelang bulan suci, Presiden Sisi juga menginstruksikan agar gaji pegawai negeri dibayarkan lebih awal sebelum Ramadan dimulai, guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya