Berita

Deklarasi Asosiasi Fasilitator dan Konsultan Lingkungan Sosial Berkelanjutan Indonesia (Afiliasi ESG Indonesia) di Pondok Kemangi Cibubur, Kabupaten Bogor. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Afilisiasi ESG Indonesia Dideklarasikan

Tegaskan Komitmen Gerakan ESG Nasional
SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 18:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komitmen memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia memasuki babak baru dengan dideklarasikannya Asosiasi Fasilitator dan Konsultan Lingkungan Sosial Berkelanjutan Indonesia (Afiliasi ESG Indonesia) di Pondok Kemangi Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 16 Februari 2026.

Momentum pendirian dipertegas dengan dipilihnya Nawir Sikki sebagai Ketua Badan Pengurus. 

“Indonesia harus mempersiapkan diri agar isu ini terinternalisasi secara strategis, terstandarisasi dengan baik, serta didukung oleh sumber daya manusia yang benar-benar kompeten,” kata Nawir dalam keterangan tertulisnya.


Sedangkan Ketua Badan Pengawas terpilih, Hendra Ikhwan menyoroti urgensi penguatan fungsi pengawasan dan akuntabilitas dalam setiap gerakan ESG.

Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi fondasi utama agar implementasi ESG tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar terinternalisasi dalam praktik kelembagaan dan dunia usaha.

“Dengan standar yang tinggi dan tata kelola yang profesional, Afilisiasi ESG Indonesia diharapkan menjadi bagian penting dalam penguatan praktik ESG di masa depan,” kata Hendra.

Sementara Ketua Badan Pengarah, Indra  menekankan bahwa masa depan pembangunan Indonesia sangat ditentukan oleh sejauh mana prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola diintegrasikan dalam kebijakan maupun praktik bisnis. 

"Ketika kita mampu bergandengan tangan, menyatukan berbagai potensi dan kekuatan yang ada, maka sinergi tersebut akan menghadirkan dampak yang lebih besar, baik bagi lingkungan, aspek sosial, maupun tata kelola yang lebih baik secara global,” kata Indra.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya