Berita

Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Pimpinan Yorrys Raweyai, Arnod Sihite. (Foto: Istimewa)

Politik

KSPSI:

Setop Wacana Dua Periode Prabowo Tanpa Gibran

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana dua periode Presiden Prabowo Subianto tanpa melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih terlalu dini.

Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Pimpinan Yorrys Raweyai, Arnod Sihite meminta seluruh partai politik (parpol), tokoh nasional, hingga para pengamat untuk menghentikan perdebatan mengenai wacana dua periode maupun pencarian figur wakil presiden baru.

Menurutnya, pemerintahan saat ini belum genap dua tahun berjalan, sehingga patutnya fokus pada penguatan kerja kabinet, bukan pada manuver politik yang berpotensi mengganggu konsentrasi nasional.


“Biarkan kabinet bekerja. Itu yang harus kita nilai dan evaluasi bersama. Jangan terlalu dini bicara 2029, sementara tantangan hari ini jauh lebih mendesak,” kata Arnod, Senin 16 Februari 2026.

Arnod juga menegaskan, dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya, mesti didukung berbagai pihak.

Apalagi, menurutnya, situasi global saat ini sedang tidak menentu baik dari gejolak geopolitik hingga tekanan ekonomi dunia. Maka karena itu, Indonesia membutuhkan persatuan nasional guna menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan keamanan secara simultan.

Sebagai contoh, Arnod menyebutkan persoalan publik yang belum lama ini ramai diperbincangkan, yaitu soal data Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

“Yang menerima manfaat harus benar-benar mereka yang tidak mampu membayar iuran, bukan yang secara ekonomi mampu,” kata Arnod.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya