Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PKS, Sukamta. (Foto: RMOL)

Politik

Legislator PKS Titip Tiga Pesan untuk Prabowo Jelang KTT BoP

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR merespons rencana Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) di Washington, Amerika Serikat, pada 19 Februari 2026.

Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PKS, Sukamta menegaskan, ada tiga poin penting yang perlu ditegaskan pemerintah dalam forum tersebut.

“Pertama, mendorong penghentian segera seluruh bentuk kekerasan dan memastikan perlindungan maksimal bagi warga sipil Palestina. Stabilitas dan keamanan merupakan prasyarat utama bagi proses perdamaian yang berkelanjutan,” ujar Sukamta kepada wartawan, Senin 16 Februari 2026.


Sukamta juga meminta pemerintah kembali menegaskan posisi Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara yang adil, bermartabat, dan sesuai dengan hukum internasional. 

"Forum ini harus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen tersebut,” kata Legislator PKS ini.

Selain itu, ketiga, memastikan bahwa setiap agenda rekonstruksi dan pemulihan pascakonflik berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan prinsip kedaulatan. 

"Perdamaian yang kokoh harus dibangun di atas keadilan, bukan sekadar penghentian konflik sementara,” kata Sukamta.

Menurut Sukamta, partisipasi Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari diplomasi aktif sebagai kontribusi nyata dalam menciptakan tatanan dunia yang lebih stabil dan berkeadilan.

“Dalam perspektif kepentingan nasional, stabilitas global yang berbasis hukum internasional juga berdampak langsung pada keamanan dan kepentingan Indonesia sendiri,” tegasnya.

Lebih jauh, Sukamta berharap pemerintah dapat memanfaatkan momentum KTT BoP untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan di tingkat global.

“Harapannya, pemerintah dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya