Berita

Pemukiman Israel di Efrat, Tepi Barat. (Foto: AFP)

Global

Israel Bakal Daftarkan Tepi Barat Jadi Milik Negara, Palestina Sebut Eskalasi Serius

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 13:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Israel menyetujui proposal untuk mendaftarkan sebagian besar wilayah Tepi Barat yang diduduki sebagai “milik negara”. 

Kebijakan ini menjadi yang pertama sejak Israel mengambil kawasan tersebut dari Palestina pada 1967.

Stasiun penyiaran publik Israel, KAN melaporkan bahwa usulan tersebut diajukan oleh Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich, Menteri Kehakiman Yariv Levin, serta Menteri Pertahanan Israel Katz.


"Kita melanjutkan revolusi pemukiman untuk mengendalikan semua tanah kita," kata Smotrich, dikutip dari Al Jazeera pada Senin, 16 Febuari 2026.

Selama ini, sebagian besar tanah Palestina belum terdaftar secara resmi lantaran prosedur panjang dan rumit. Proses tersebut bahkan dihentikan Israel setelah pendudukan pada 1967.

Pendaftaran tanah yang dilakukan Israel artinya kepemilikan wilayah tersebut akan ditetapkan permanen oleh Tel Aviv. 

Namun, dalam hukum internasional ditegaskan bahwa kekuatan pendudukan tidak berhak menyita tanah di wilayah yang diduduki.

Kepresidenan Palestina mengecam keputusan tersebut dan menyebutnya sebagai "eskalasi serius". 

Mereka menilai langkah itu secara efektif membatalkan perjanjian yang telah disepakati serta bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB, sebagaimana dilaporkan kantor berita Wafa.

Sementara itu, Katz menyatakan kebijakan tersebut merupakan upaya menjaga keamanan dan tata kelola negaranya.

“Langkah ini dirancang untuk memastikan kontrol, penegakan hukum, dan kebebasan bertindak penuh bagi Negara Israel di wilayah tersebut," seperti dikutip harian The Jerusalem Post.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya