Berita

Seorang pedagang di pasar tradisional di Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

DPR Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk menjamin dan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan-bahan pangan pada bulan suci Ramadan 2026. 

Menurut Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Zulfikar Suhardi, kepastian tersebut harus diikuti dengan harga-harga yang stabil tanpa agar tetap terjangkau oleh masyarakat. 

“Kita melihat datanya cukup baik dan kami yakin ini cukup untuk menjelang dan selama ramadan tetapi kami tetap menegaskan bahwa ketersediaan, akses dan harga tetap harus dijangkau masyarakat dan data ini tidak hanya bagus di atas kertas,” kata Zulfikar kepada wartawan di Jakarta, Senin, 16 Februari 2026.
 

 
Zulfikar juga berharap, pemerintah dapat terus memastikan ketersedian dan stabilitas harga bahan-bahan pangan seperti cabai hingga minyak goreng selama bulan suci ramadan 2026.

“Cabai, kedelai, daging, ayam, bawang dan juga minyak goreng ini bisa mendapat perhatian,” harapnya.

Lebih jauh, Legislator Demokrat ini juga mendorong, adanya tindakan tegas bilamana terjadinya penimbunan bahan-bahan pangan selama bulan suci ramadan 2026. 

Ia mendukung pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman yang memberikan punishment kepada pihak-pihak yang melanggar atau melakukan penimbunan selama bulan suci Ramadan 2026.

“Tentu perlu diberikan tindakan tegas kalau memang ada yang melakukan penimbunan, dan ini juga sudah disampaikan oleh pak mentan akan memberikan punishment kalau memang ada yang melanggar,” pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya