Berita

Menlu Iran Abbas Aragachi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Dunia

Menlu Iran Abbas Araghchi Terbang ke Swiss untuk Negosiasi Nuklir

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bertolak ke Jenewa, Swiss, pada Minggu malam, 15 Februari 2026, untuk memimpin putaran kedua pembicaraan nuklir tidak langsung dengan Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari France24, Senin 16 Februari 2026, perundingan ini dijadwalkan berlangsung Selasa, dengan Oman sebagai mediator, setelah sesi pertama digelar di Muscat pada 6 Februari lalu.

Kementerian Luar Negeri Iran menyebut Araghchi memimpin delegasi diplomatik dan teknis. Selama berada di Jenewa, ia juga direncanakan bertemu pejabat Swiss, Oman, serta Kepala International Atomic Energy Agency (IAEA), Rafael Grossi, untuk konsultasi lanjutan seputar program nuklir Teheran.


Pembicaraan ini difokuskan pada isu sensitif, terutama persediaan uranium Iran yang diperkaya hingga 60 persen, jumlahnya disebut telah melampaui 400 kilogram. Negosiasi sempat terhenti beberapa bulan lalu setelah Israel melancarkan serangan besar ke Iran pada Juni, yang memicu konflik singkat selama 12 hari.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa kesepakatan apa pun harus mencakup penghapusan seluruh uranium yang diperkaya dari Iran. Ia juga menuntut pembongkaran infrastruktur pengayaan. “Tidak boleh ada lagi kemampuan pengayaan,” ujarnya dalam pidato di Yerusalem.

Di sisi lain, Iran membuka peluang kompromi. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, mengatakan Teheran siap mempertimbangkan pengurangan stok uranium jika Washington mencabut seluruh sanksi ekonomi yang selama ini menekan perekonomian Iran. 

“Jika kami melihat ketulusan dari pihak Amerika, saya yakin kita berada di jalur menuju kesepakatan,” ujarnya.

Putaran dialog ini juga berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. AS sebelumnya mengancam tindakan militer dan mengerahkan kelompok kapal induk, menyusul tindakan keras Iran terhadap demonstrasi anti-pemerintah. 

Pada pertemuan awal di Muscat, Araghchi berhadapan dengan utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, serta Jared Kushner, tokoh berpengaruh yang dekat dengan Presiden AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya