Berita

Tentara Suriah Ambil Alih Pangkalan al-Shaddadi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Al-Jazeera)

Global

Tentara Suriah Ambil Alih Pangkalan al-Shaddadi Usai Pasukan AS Angkat Kaki

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan pemerintah Suriah resmi mengambil alih pangkalan militer al-Shaddadi di timur laut setelah Amerika Serikat (AS) menarik tentaranya dari lokasi tersebut, sebagai bagian dari implementasi perjanjian gencatan senjata dengan pasukan pimpinan Kurdi, Syrian Democratic Forces (SDF).

Kementerian Pertahanan Suriah menyatakan bahwa pengambilalihan pangkalan di wilayah pedesaan Al-Hasakah itu dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak AS.

Sebelumnya, Amerika telah menggunakan pangkalan al-Shaddadi sejak 2016, setelah wilayah tersebut direbut dari ISIS.


Selain al-Shaddadi, tentara Suriah juga mengambil alih pangkalan AS di al-Tanf, dekat perbatasan Irak dan Yordania, pada Kamis lalu.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan proses pelaksanaan gencatan senjata menunjukkan perkembangan yang positif.

“Ada beberapa hari yang sangat mengkhawatirkan, tetapi kami menyukai perkembangannya,” ujar Rubio kepada wartawan, dikutip dari Al-Jazeera, Senin 16 Februari 2026.

“Kami sudah memiliki kesepakatan yang baik. Kuncinya sekarang adalah implementasi, dan kami akan sangat terlibat dalam hal itu," ujarnya 

Penarikan ini merupakan bagian dari pengurangan bertahap kehadiran militer AS di Suriah. Jumlah personel AS dilaporkan turun dari sekitar 1.500 orang pada Juli menjadi sekitar 900 saat ini. Meski demikian, AS masih melakukan serangan udara terhadap target ISIS.

Komando Pusat AS, United States Central Command (CENTCOM), menyebut telah melancarkan 10 serangan udara terhadap puluhan target sepanjang awal Februari, serta menewaskan atau menangkap lebih dari 50 orang dalam dua bulan terakhir.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya