Berita

SPPG Kagungan Ratu bersama Kelompok Wanita Tani. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

Jalankan Arahan Presiden Prabowo

Dapur MBG Kagungan Ratu Berdayakan Kelompok Wanita Tani

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 01:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kagungan Ratu, Tulang Bawang Udik, Lampung, memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat untuk memenuhi kebutuhan buah dan sayuran. 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Program MBG memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kagungan Ratu yang dikelola Yayasan Persaudaraan Bumi Sriwijaya menjalin kemitraan dengan KWT untuk memastikan pasokan bahan pangan segar sekaligus meningkatkan pendapatan warga desa.


Kepala SPPG Kagungan Ratu, Agus Hermawan mengatakan kemitraan tersebut merupakan tindak lanjut arahan agar dapur MBG mengutamakan pembelian produk lokal. 

"Kami mendapat masukan dari yayasan mitra untuk membeli produk lokal sehingga program MBG dapat memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Agus dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 15 Februari 2026.

Ahli gizi SPPG Aulia Choirunnisa menambahkan bahwa kerja sama dengan petani lokal menjamin ketersediaan bahan baku segar sekaligus menjaga kualitas pemenuhan gizi. 

Buah dan sayuran yang dipetik langsung dari kebun petani dinilai sangat membantu kelancaran produksi makanan bergizi.

Ketua KWT Kagungan Ratu, Riswanti Iriani menyambut baik kolaborasi tersebut karena membuka peluang kerja baru bagi ibu rumah tangga di desa. 

Selain meningkatkan aktivitas produktif warga, penjualan hasil budidaya buah dan sayuran juga menambah penghasilan keluarga petani.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang menegaskan, bahwa Program MBG wajib menggunakan bahan pangan lokal serta melibatkan UMKM dan komunitas setempat guna menggerakkan ekonomi daerah. 

Diversifikasi menu juga dinilai penting untuk menjaga ketersediaan bahan baku sekaligus menekan potensi inflasi di daerah.

Melalui kemitraan antara dapur MBG dan kelompok tani lokal, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa secara berkelanjutan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya