Berita

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte (Foto: APA)

Dunia

NATO Buka Data Kerugian Gila-gilaan Rusia di Perang Ukraina

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 15:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mengungkapkan Rusia mengalami kerugian besar dalam perang bertahun-tahun di Ukraina. 

Pernyataan itu disampaikan Rutte saat berbicara di Munich Security Conference, seperti dikutip dari TPV News, Minggu, 15 Februari 2026.

Menurut Rutte, sekitar 65 ribu tentara Rusia tewas dalam dua bulan terakhir. 


“Rusia menderita kerugian yang sangat besar dalam perangnya di Ukraina," kata Rutte, menggambarkan skala kerugian yang dialami Rusia di medan tempur.

Rutte menegaskan, di tengah tingginya korban di pihak Rusia, NATO tetap berada pada posisi yang sangat kuat untuk menghadapi segala kemungkinan eskalasi. 

Aliansi, kata dia, memiliki kapasitas penuh untuk menangkal serangan apa pun yang mengancam negara-negara anggotanya.

“Kita akan memenangkan setiap pertempuran dengan Rusia jika mereka menyerang kita sekarang, dan kita harus memastikan bahwa dalam dua, empat, enam tahun ke depan hal yang sama masih berlaku,” ujar Rutte dalam pertemuan dengan awak media, menekankan pentingnya kesinambungan kekuatan pertahanan NATO.

Lebih jauh, Rutte juga menyinggung arah transformasi NATO ke depan. Ia menyebut, aliansi akan semakin bergerak menuju struktur yang lebih dipimpin oleh negara-negara Eropa seiring meningkatnya belanja pertahanan di kawasan tersebut.

“Dalam beberapa tahun mendatang, kita akan semakin sering melihat NATO yang lebih dipimpin oleh Eropa, tetapi pada saat yang sama dengan Amerika Serikat yang sepenuhnya berakar dalam organisasi tersebut,” kata Rutte, menegaskan peran Amerika Serikat tetap krusial.

Rutte menambahkan, perubahan itu akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi erat dengan Washington. 

“Kami akan melakukan ini langkah demi langkah, bekerja sama erat dengan Amerika Serikat, berdasarkan proses perencanaan pertahanan yang kami miliki,” pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

UPDATE

Warga Antusias Saksikan Serah Terima Pengawalan Istana Merdeka oleh Paspampres

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:05

Festival Bandeng Rawa Belong Dongkrak Omzet Pedagang

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:22

Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:03

Makan Bergizi Gratis: Konsumsi atau Investasi Bangsa?

Minggu, 15 Februari 2026 | 16:44

Kanada Minta Iran Ganti Pemimpin Atau Sanksi Ditambah

Minggu, 15 Februari 2026 | 16:09

Ini Alasan Lembaga Survei Dukung Wacana Pilkada Tak Langsung

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:52

Jokowi Sedang Cari Muka Lewat UU KPK

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:50

NATO Buka Data Kerugian Gila-gilaan Rusia di Perang Ukraina

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:22

Libur Panjang Imlek, Simak 3 Kunci Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 15 Februari 2026 | 14:43

Selain UU KPK, MAKI Desak Prabowo Sahkan UU Perampasan Aset

Minggu, 15 Februari 2026 | 14:40

Selengkapnya